Bekerja
berkarya bersama hati – fourtwenty
Semua
orang sudah kenal ibu kita kartini, tokoh emansipasi wanita di Indonesia.
Beliau adalah pejuang kesetaran gender di Indonesia. Pergerakan yang dilakukan beliau
sangat banyak (tidak berpihak pada omek dong). Hal ini bisa dirasakan oleh
kawula nom-noman zaman sekarang. ibumu
dan ibuku jadi ibu kita kartini.
Sebelum
foutwenty naik daun dengan lagu zona nyaman, ibu kita kartini sudah bergeraklah dari zona nyaman. Kalo jarenya sobat Ari
Lesmana. Ibu kita kartini orangnya sangat indie sekali. Menurut sejarah Dia
adalah pejuang emansipasi wanita, dimana dia ingin lelaki dan wanita itu tidak
memiliki kesenjangan. Kesenjangan men,
kata dasar kesenjangan itu senja? Indie
banget bro! Mungkin yang dibahas di sejarah dia pejuang agar laki-laki dan
perempuan bisa memiliki pendidikan yang sama, atau dapat hak-hak yang
sama. Berarti hak cangrukan juga dong. Zaman dulu wanita gak boleh keluar ke warkop.
Apa gara-gara emansipasi wanita ini perempuan bisa ke warkop? Ngopi-ngopi asik
di warkop. Memaido orang-orang.
Kita
simpulkan saja secara sepihak dan goblok-goblokan. Perintis wanita ngopi
nongkrong di warung itu dilandasi ibu kita kartini. Hei untuk syohabat
indie-indie dimanapun berada tanpa ibu kita kartini kalian hanya wanita-wanita
peminum beras kencur di rumah. Anda tidak bisa membuat stori senja kopi dan
quotes-qutes rindunya paklik fiersa besari. Apa anda akan membuat stori beras
kencur senja rindu? Kamu tidak bisa menikmati senja di di ujung hari sambil
ngopi. Senja di latar rumah ditemani secangkir beras kencur. Gak aestetik blas
kan!
Tanpa
kartini kalian semua tidak bisa lihat konsernya Fourtwenty. Bayangkan kalian
sudah pakai jaket levis kayak adek dilan, sudah pakai totebag , rambut digerai,
kancing baju dibuka satu (katanya gerah). Sudah pakai bandana dari sumba. Sudah
pakai sepatu warior. Tiba-tiba anda dicegat oleh seseorang lalu dipaksa keluar
dari arena karena ini khusus lelaki. lalu seseorang itu berteriak “wanita itu
di dapur.” Padahal anda sudah buat stori tiket fourtwenty. Betapa
menyedihkannya diri anda gagal melihat brewoknya pengguna jari dan melihat Ari
Lesmana bergoyang ria. Tanpa wanita pun konser Fourtwenty agak kurang menarik,
tidak ada ndusel-ndusel yang mantap dong. Terus penonton yan bayar tiket untuk
ndusel dan menggerepe pacarnya saat
konser bagaimana? Tidak jadi nonton dong. Benar kan? Kartini berpengaruh dalam
dunia per-indie-an.
Dari
segi lagu Ibu kita Kartini, lagu ini sangat sederhana sekali dengan
instrumennya yang begitu-begitu saja. Lirik yang disajikan dalam hal ini cukup
sederhana ditambah lagi beberapa titik menggunakan majas. Contohnya “putri
sejati”, “harum namanya” bukankah ini ciri khas lagu indie? Lirik sederhana
ditambah bumbu-bumbu majas hingga mendapat imajinasi yang mantap.
Tanpa kartini tidak
ada Danilla musisi indie yang peminum jagger itu. Tidak ada nufi wardana, tidak
ada amigdala, tidak ada awkarin, tidak ada nissa sabyan,tidak ada mbak-mbak
cover di Instagram yang tanktopan saja, tidak ada blackpink. Dunia permusikan
kita akan diisi lelak-lelaki saja. Orang-orang suara ngebas gondrong. Lelaki
ngefans lelaki? Huh!
Sebelum fourtwenty
ada, ibu kartini sudah bekerja berkarya bersama hati. Tanpa emansipasinya ibu
kartini konser-konser tidak akan laris. Tanpa ibu kartini instastory
sista-sista tidak lagi aestetik. Maka berterimakasilah syohabat-syohabat. Ingat habis gelap terbitlah terang jangan
gelap lagi. Sudah dikasih jalan sama ibu kartini kamunya malah tambah goblok
sis, sehingga sista-sista masuk ke kegelapan lagi.
Terimakasih bu
kartini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar